https://www.bk3s.org/ojs/jsb/issue/feedJournal of Society Bridge2025-09-11T02:33:27+00:00Open Journal Systems<hr /> <table style="height: 189px; width: 100%;" width="100%" bgcolor="#f0f0f0"> <tbody> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Journal title</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>Journal of Society Bridge</strong></td> <td style="height: 189px; width: 20%;" rowspan="9" valign="top" width="20%"> </td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Initials</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>JSB</strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Abbreviation</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong><em>j.sb</em></strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Frequency</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong> 3 issues per year </strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">DOI</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>Prefix 10.59012 by <img style="width: 100px;" src="http://ijain.org/public/site/images/apranolo/Crossref_Logo_Stacked_RGB_SMALL.png" alt="" /></strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">ISSN</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>P-ISSN: xxxx-xxxx || E-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230105420895757">2985-5845</a></strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Editor-in-chief</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>Dr. Sugiyanto</strong></td> </tr> <tr style="height: 35px;"> <td style="height: 35px; width: 23.3808%;" width="20%">Publisher</td> <td style="height: 35px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Yogyakarta</strong></td> </tr> <tr style="height: 35px;"> <td style="height: 35px; width: 23.3808%;" width="20%">Citation Analysis</td> <td style="height: 35px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong><a href="https://scholar.google.com/citations?hl=id&view_op=list_works&gmla=AJsN-F5a0m5OWK3QM7JC7KVdLQfgPi5FEMfd_t5rrRRPIcfp9eVG64dZLICFT--6cBlUr09YrD3nReST1czYm7O2uJ-xek3KclPRdpZswiInia-ZB4taRDy3kalPO77vAzi1WHiUFHzc&user=l4EsqV4AAAAJ">Google Scholar</a> | Garuda</strong></td> </tr> </tbody> </table> <hr /> <div align="justify"> <p><span style="font-size: 0.875rem;">Journal of Society Bridge was founded in 2022 and is an annual peer-reviewed journal for up-and-coming scholars in the field of social work to share their research with faculty, fellow students, and the wider scholarly community. The mission of the Journal of Society Bridge is to publish original academic writing on social work practice, education, research, policy and theory from the perspective of social work students. The </span><em style="font-size: 0.875rem;">Review</em><span style="font-size: 0.875rem;"> strives to enrich the scholarly nature of our school and the profession by providing a forum for the exchange of innovative ideas. </span></p> </div>https://www.bk3s.org/ojs/jsb/article/view/86Peramalan Produksi Padi di Provinsi Kalimantan Tengah Menggunakan Metode Least Square2025-08-19T04:26:31+00:00Wispa Agustiawispaagustia6@gmail.comAndreas Sitanggangpagandreas049@gmail.com<p>Beras merupakan komoditas pangan utama yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Provinsi Kalimantan Tengah menghadapi dinamika produksi padi yang fluktuatif, yang berpotensi memengaruhi ketersediaan pangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren produksi padi periode 2018–2024 serta memprediksi produksi tahun 2025–2029 menggunakan metode Least Square. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan dianalisis secara deskriptif, dengan akurasi model dievaluasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 2018–2024 produksi padi cenderung menurun dengan rata-rata penurunan sebesar 24.770,37 ton atau 5,04% per tahun. Nilai MAPE sebesar 6,89% menunjukkan tingkat akurasi tinggi, sehingga model dapat diandalkan untuk memberikan estimasi tren jangka menengah. Prediksi produksi padi pada periode 2025–2029 menunjukkan penurunan rata-rata sebesar 28.052,16 ton per tahun. Kondisi ini mengindikasikan implikasi serius terhadap ketahanan pangan Kalimantan Tengah, khususnya terkait ketersediaan beras, stabilitas harga, dan potensi meningkatnya ketergantungan pada pasokan luar daerah. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menegaskan perlunya strategi terpadu melalui penyediaan sarana produksi, penerapan teknologi budidaya adaptif, serta penguatan kapasitas petani untuk menjaga keberlanjutan produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan regional.</p>2025-09-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Journal of Society Bridgehttps://www.bk3s.org/ojs/jsb/article/view/84Strengthening Educational Access for Vulnerable Children: A Policy Analysis of Local Government Initiatives in West Nusa Tenggara2025-08-08T05:58:53+00:00M. Ahleyaniahleyani.ft@gmail.comIrma Widi AstutiAstuti_irmaaawd@gmail.comSyifa AuliaAulia_16syifaaulia@gmail.com<p><em>This research analyzes the role of local governments in Nusa Tenggara Barat (NTB) in increasing access to education for children from vulnerable families. Drawing on policy reviews, interviews with local officials, and field observations in selected districts, the study finds that while programs such as BOSDA, PIP, and community-based scholarships have improved enrollment rates, structural barriers persist, such as child labor, lack of school transportation, and weak inter-sectoral coordination. The paper recommends targeted interventions through village-based budgeting, data-driven social protection, and strengthening public–private partnerships to ensure inclusive and sustainable access to education.</em></p>2025-09-16T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Journal of Society Bridgehttps://www.bk3s.org/ojs/jsb/article/view/70Pembangunan Sosial Pasca Desentralisasi di Indonesia: Evaluasi Kritis terhadap Tantangan dan Peluang2025-08-28T02:46:51+00:00A. Fikri Ainurrizqifikriainurrizqi@gmail.comOman Sukmanaoman@umm.ac.id<p>Artikel ini menelaah dinamika pembangunan sosial dalam konteks pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia, khususnya pada periode pasca-reformasi. Dengan menggunakan pendekatan analisis kebijakan dan studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa desentralisasi membuka peluang besar bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan program pembangunan sosial yang lebih responsif terhadap kebutuhan lokal. Namun demikian, berbagai tantangan masih muncul, antara lain kesenjangan kapasitas fiskal dan kelembagaan antar daerah, ketimpangan akses terhadap layanan dasar, serta lemahnya koordinasi antar sektor. Hasil analisis menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam perencanaan dan penganggaran berbasis bukti, perluasan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, serta penguatan sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah guna mendukung terwujudnya pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.</p>2025-10-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Journal of Society Bridgehttps://www.bk3s.org/ojs/jsb/article/view/85Profil Tenaga Kerja Sektor Pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta (Studi Kasus Tahun 2024)2025-08-19T04:28:10+00:00Andreas Sitanggangpagandreas049@gmail.comAri Muhammad Fajriarimuhammadfajri@gmail.comDwi Rahajodwiraharjo@mail.ugm.ac.id<p>Sektor pertanian memegang peran strategis dalam perekonomian dan ketahanan pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan menganalisis keragaman profil tenaga kerja sektor pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2024 berdasarkan karakteristik sosial-demografis. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik mengenai penduduk berusia 15 tahun ke atas yang bekerja selama seminggu terakhir di bidang pertanian, kehutanan, dan perikanan. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menggambarkan variasi tenaga kerja menurut jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan distribusi geografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja pertanian didominasi laki-laki (52,65%), dengan tingkat pendidikan sebagian besar tidak sekolah/belum tamat/tamat Sekolah Dasar (55,20%). Berdasarkan status pekerjaan, mayoritas bekerja secara informal, yaitu berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tidak dibayar (34,57%) dan pekerja keluarga/tidak dibayar (33,37%). Distribusi wilayah menunjukkan konsentrasi tertinggi di Kabupaten Gunungkidul (43,94%) dan terendah di Kota Yogyakarta (0,53%). Temuan ini menunjukkan adanya keragaman profil tenaga kerja yang didominasi kelompok berpendidikan rendah dan sebagian besar berstatus pekerjaan informal, sehingga diperlukan strategi peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>2025-09-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Journal of Society Bridgehttps://www.bk3s.org/ojs/jsb/article/view/76Peran Pekerja Sosial dalam membentuk kemandirian Penyandang disabilitas netra di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang2025-05-08T04:38:32+00:00M. Yusril Juliansahyusriljuliansah4@gmail.comEko Rizqi Purwo Widodoekorizqi@umm.ac.id<p>Penyandang disabilitas netra merupakan seseorang yang mengalami keterbatasan dalam penglihatan. Di Jawa Timor terdapat 5.987 penyandang disabilitas netra. Oleh karena keterbatasan yang dimiliki, penyandang disabilitas netra memerlukan pendampingan dan bimbingan yang tepat dari, agar dapat mandiri dalam melakukan kegiatan sehari-hari (<em>activity of daily living</em>). Sehingga sangat penting untuk mengetahui bagaimanakah peran yang dijalankan dalam membangun kemandirian penyandang disabilitas netra. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peran dalam membentuk kamandirian penyandang disabilitas netra, studi kasus di unit pelaksana tehnik Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang atau UPT RSBN. Penelitian ini merupakan jenis peneitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus atau <em>case study</em>. Tehnik dalam pengumpulan data yang digunakan yakni: observasi, wawancara dan doumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, di RSBN Malang telah melakukan perannya secara optimal. Peran yang dimaksud yakni sebagai edukator, motivator, konselor, mediator dan fasilitator dalam mendampingi penyandang disabilitas netra. Namun terdapat beberapa masalah yang menjadi faktor pengahambatnya, antara lain tidak adanya dukungan dari keluarga klien sehingga komunikasi antara klien dengan keluarga yang tidak terjalin dengan baik. Penggunaan gawai yang berlebihan sehingga sulit untuk disiplin dan fokus dalam aktifitas lainnya. Menyikapi hal tersebut pekerja sosial kemudian melakukan pendekatan, konsultasi dan motivasi pada klien dan keluarga. Pemerintah perlu kiranya agar mendorong pihak agar mampu memberikan edukasi terhadap keluarga klien dan masyarakat agar dalam menerima dan membantu para penyandang disabilitas netra.</p>2025-10-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Journal of Society Bridge