Profil Tenaga Kerja Sektor Pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta (Studi Kasus Tahun 2024)

Authors

  • Andreas Sitanggang Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
  • Ari Muhammad Fajri Universitas Andalas
  • Dwi Rahajo Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.59012/jsb.v3i3.85

Keywords:

sumber daya manusia, tenaga kerja, pertanian, Yogyakarta

Abstract

Sektor pertanian memegang peran strategis dalam perekonomian dan ketahanan pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan menganalisis keragaman profil tenaga kerja sektor pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2024 berdasarkan karakteristik sosial-demografis. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik mengenai penduduk berusia 15 tahun ke atas yang bekerja selama seminggu terakhir di bidang pertanian, kehutanan, dan perikanan. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menggambarkan variasi tenaga kerja menurut jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan distribusi geografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja pertanian didominasi laki-laki (52,65%), dengan tingkat pendidikan sebagian besar tidak sekolah/belum tamat/tamat Sekolah Dasar (55,20%). Berdasarkan status pekerjaan, mayoritas bekerja secara informal, yaitu berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tidak dibayar (34,57%) dan pekerja keluarga/tidak dibayar (33,37%). Distribusi wilayah menunjukkan konsentrasi tertinggi di Kabupaten Gunungkidul (43,94%) dan terendah di Kota Yogyakarta (0,53%). Temuan ini menunjukkan adanya keragaman profil tenaga kerja yang didominasi kelompok berpendidikan rendah dan sebagian besar berstatus pekerjaan informal, sehingga diperlukan strategi peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Author Biographies

Andreas Sitanggang, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Program Studi Magister Terapan Ketahanan Pangan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Ari Muhammad Fajri, Universitas Andalas

Program Studi Magister Ekonomi Pertanian Universitas Andalas

Dwi Rahajo, Universitas Gadjah Mada

Program Studi Magister Manajemen Agribisnis Universitas Gadjah Mada

References

R. F. Widyawati, “Analisis Keterkaitan Sektor Pertanian Dan Pengaruhnya Terhadap Perekonomian Indonesia (Analisis Input Ouput),” J. Econ., vol. 13, no. 1, pp. 14–27, 2017, doi: https://doi.org/10.21831/economia.v13i1.11923.

S. Y. Setiani, T. Pratiwi, and A. R. Fitrianto, “Tenaga Muda Pertanian dan Ketahanan Pangan di Indonesia,” Cakrawala, vol. 15, no. 2, pp. 95–108, 2021, doi: https://doi.org/10.32781/cakrawala.v15i2.386.

R. N. Wuli, “Penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia Pertanian Untuk Menciptakan Petani Unggul Demi Mencapai Ketahanan Pangan,” J. Pertan. Unggul, vol. 2, no. 1, pp. 1–15, 2023, [Online]. Available: https://ejournal.stiperfb.ac.id/index.php/jurnalpertanianunggul/article/view/7

A. Sitanggang, H. Alfi, and E. Syafri, “Faktor-faktor yang Memengaruhi Minat Generasi Muda terhadap Sektor Pertanian : Literature Review,” Mimb. Agribisnis J. Pemikir. Masy. Ilm. Berwawasan Agribisnis, vol. 11, no. 2, pp. 1791–1799, 2025, doi: https://dx.doi.org/10.25157/ma.v11i2.17747.

F. Rozci and D. A. Oktaviani, “Analisis Penyebab Menurunnya Minat dan Partisipasi Generasi Muda dalam Sektor Pertanian,” J. Ilm. Manaj. Agribisnis, vol. 11, no. 1, pp. 48–56, 2023, doi: https://doi.org/10.33005/jimaemagri.v11i1.7.

Sofwatillah, Risnita, M. S. Jailani, and D. A. Saksitha, “Teknik Analisis Data Kuantitatif dan Kualitatif dalam Penelitian Ilmiah,” J. Genta Mulia, vol. 15, no. 2, pp. 79–91, 2024, [Online]. Available: https://ejournal.uncm.ac.id/index.php/gm/article/view/1147

Sudirman et al., Metodologi Penelitian 1. Media Sains Indonesia, 2023. [Online]. Available: https://repositori.uin-alauddin.ac.id/24719/

Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Angka 2025. Yogyakarta: Badan Pusat Statistik, 2025. [Online]. Available: https://yogyakarta.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/62dc9b4620317fb350b9ba3e/provinsi-daerah-istimewa-yogyakarta-dalam-angka-2025.html

Badan Pusat Statistik, Statistik Indonesia 2025. Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2025. [Online]. Available: https://www.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/8cfe1a589ad3693396d3db9f/statistik-indonesia-2025.html

R. Maulana, Y. Yuliati, and Sugianto, “Feminisasi Pertanian dan Dekontruksi Gender pada Pertanian Perhutanan Malang Selatan,” J. Ekon. Pertan. dan Agribisnis, vol. 6, no. 3, pp. 1206–1215, 2022, doi: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2022.006.03.38.

D. Yuniarti and L. Sukarniati, “Penuaan Petani dan Determinan Penambahan Tenaga Kerja di Sektor Pertanian,” Agriekonomika, vol. 10, no. 1, pp. 38–50, 2021, doi: 10.21107/agriekonomika.v10i1.9789.

S. H. Susilowati, “Fenomena Penuaan Petani dan Berkurangnya Tenaga Kerja Muda serta Implikasinya bagi Kebijakan Pembangunan Pertanian,” Forum Penelit. Agro Ekon., vol. 34, no. 1, pp. 35–55, 2016, [Online]. Available: https://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/index.php/fae/article/view/1150

Downloads

Published

2025-09-11

How to Cite

Sitanggang, A., Fajri, A. M., & Rahajo, D. (2025). Profil Tenaga Kerja Sektor Pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta (Studi Kasus Tahun 2024). Journal of Society Bridge, 3(3), 107–116. https://doi.org/10.59012/jsb.v3i3.85