Pembangunan Sosial Pasca Desentralisasi di Indonesia: Evaluasi Kritis terhadap Tantangan dan Peluang

Authors

  • A. Fikri Ainurrizqi Universitas Muhammadiyah Malang
  • Oman Sukmana Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.59012/jsb.v3i3.70

Keywords:

Pembangunan Sosial, Otonomi Daerah, Desentralisasi, Kapasitas Fiskal, Partisipasi Masyarakat

Abstract

Artikel ini menelaah dinamika pembangunan sosial dalam konteks pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia, khususnya pada periode pasca-reformasi. Dengan menggunakan pendekatan analisis kebijakan dan studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa desentralisasi membuka peluang besar bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan program pembangunan sosial yang lebih responsif terhadap kebutuhan lokal. Namun demikian, berbagai tantangan masih muncul, antara lain kesenjangan kapasitas fiskal dan kelembagaan antar daerah, ketimpangan akses terhadap layanan dasar, serta lemahnya koordinasi antar sektor. Hasil analisis menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam perencanaan dan penganggaran berbasis bukti, perluasan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, serta penguatan sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah guna mendukung terwujudnya pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

References

J. Midgley, Social Development: Theory and Practice. London: SAGE Publications, 2014.

G. Sumodiningrat and A. Wulandari, Membangun Indonesia dari Desa: Pemberdayaan Desa sebagai Kunci Kesuksesan Pembangunan Ekonomi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat. Yogyakarta: Media Pressindo, 2016.

G. G. Schulze and B. S. Sjahrir, Decentralization and Local Governance in Indonesia. In E. Ahmad & G. Brosio (Eds.), Handbook of Multilevel Finance. Che;tenham: Edward Elgar Publishing, 2014.

Sujarwoto, “Geography and Communal Conflict in Indonesia,” Indones. J. Geogr., vol. 49, no. 1, pp. 89–96, 2017.

J. Ife and F. Tesoriero, Community Development: Alternative Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi (Edisi Bahasa Indonesia). Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2016.

Bappenas, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024. Jakarta: Bappenas, 2020.

D. A. Rondinelli, Governments Serving People: The Changing Roles of Public Administration in Democratic Governance. In D. A. Rondinelli (Ed.) Public Administration and Democratic Governance: Governments Serving Citizens. New York: United Nations, 2007.

E. Prasojo, T. Kurniawan, and D. Holidin, Reformasi Birokrasi dan Good Governance: Kasus Best Practices dari Sejumlah Daerah di Indonesia. Jakarta: FISIP UI, 2010.

J. P. Faguet, “Decentralization and Governance,” World Dev., vol. 53, pp. 2–13, 2014.

W. Bank, Decentralization and Subnational Service Delivery in Indonesia: A Review of Relevant International Experience. Washington DC: World Bank, 2017.

B. D. Lewis, “Indonesian Decentralization: Accountability Deferred.,” Int. J. Public Adm., vol. 33, no. 12–13, pp. 648–657, 2010.

B. S. Sjahrir, K. Kis-Katos, and G. G. Schulze, “Administrative Overspending in Indonesian Districts: The Role of Local Politics,” World Dev., vol. 59, pp. 166–183, 2014.

W. Bank, Indonesia Economic Quarterly: Learning More, Growing Faster. Jakarta: World Bank, 2018.

R. S. Santoso, M. Maesaroh, and B. Santoso, “Inovasi Pembangunan Sosial Berbasis Komunitas: Pembelajaran dari Program Kotaku di Kota Semarang,” J. Pembang. Wil. dan Kota2, vol. 15, no. 2, pp. 95–108, 2019.

B. P. Statistik, Statistik Indonesia 2022. Jakarta: BPS, 2022.

K. K. RI, Kajian Efisiensi Belanja Daerah untuk Pembangunan Sosial. Jakarta: Kementerian Keuangan, 2020.

E. Prasojo, D. Holidin, and H. Hanif, Reformasi Birokrasi di Indonesia: Tantangan dan Peluang Pasca-20 Tahun Reformasi. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2020.

K. A. Wibowo, “Strategi Penguatan Kapasitas Kelembagaan Pemerintah Daerah Pemekaran dalam Mewujudkan Good Governance,” J. Ilm. Ilmu Adm. Publik, vol. 9, no. 2, pp. 185–196, 2019.

A. Suhendra, “Kualitas Partisipasi Masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan: Studi Kasus di Kabupaten Pandeglang.,” J. Ilmu Adm., vol. 15, no. 2, pp. 145–159, 2018.

P. K. Gani, “Evidence-Based Planning dan Implementasinya dalam Perencanaan Pembangunan di Indonesia,” J. Perenc. Pembang., vol. 3, no. 1, pp. 1–16, 2017.

K. Creswell, S. Sahu, and A. Taehagh, “Evaluating Adaptive Governance in Disaster Management: The Case of the 2010 Mount Merapi Eruption in Indonesia,” J. Environ. Manage., vol. 227, pp. 234–248, 2018.

A. Sururi, “Inovasi Kebijakan dalam Perspektif Administrasi Publik Menuju Terwujudnya Good Public Policy Governance,” Spirit Publik, vol. 11, no. 2, pp. 14–26, 2016.

H. Kusuma, A. A. Yusuf, and S. Arief, “Analisis Alternatif Pembiayaan Pembangunan Sosial melalui Obligasi Sosial di Indonesia,” J. Ekon. dan Pembang. Indones., vol. 18, no. 2, pp. 113–127, 2018.

B. Brodjonegoro, Fiscal Decentralization and Its Impact on Regional Economic Development and Fiscal Sustainability in Decentralized Indonesia. In H. Hill (Ed.). Singapore: ISEAS Publishing, 2016.

D. M. Aritonang, “Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan: Studi Kasus pada Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi,” J. Adm. Publik, vol. 5, no. 2, pp. 146–170, 2015.

A. Nurmandi, “Towards a Democratic Aceh: The Implementation of Public Participation in Development Planning,” J. Gov. Polit., vol. 7, no. 4, pp. 516–538, 2016.

H. Antlov, A. Wetterberg, and L. Dharmawan, “Village Governance, Community Life, and the 2014 Village Law in Indonesia.,” Bull. Indones. Econ. Stud., vol. 52, no. 2, pp. 161–183, 2016.

Pratikno, “Dinamika Politik Desentralisasi di Indonesia,” J. Polit., vol. 5, no. 2, pp. 283–306, 2020.

Irawati, S. T. (2025). Poverty Alleviation as a Social Welfare Policy: Implementation of the Saraswati Program for the Benefit of Society. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 6(1), 165-178.

Windari, N. K. A. I., Putra, I., & Astariani, P. S. P. (2023). Implementasi Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja dalam Upaya Meningkatkan Kepesertaan pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Badung (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Bali).

Downloads

Published

2025-10-29

How to Cite

A. Fikri Ainurrizqi, & Sukmana, O. (2025). Pembangunan Sosial Pasca Desentralisasi di Indonesia: Evaluasi Kritis terhadap Tantangan dan Peluang. Journal of Society Bridge, 3(3), 155–167. https://doi.org/10.59012/jsb.v3i3.70