Konsep Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal: Hamemayu Hayuning Bawana Di Daerah Istimewa Yogyakarta

Authors

  • Tomi Agus Triono Mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Islam Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59012/jsb.v3i1.64

Keywords:

pemberdayaan masyarakat, potensi lokal, pembangunan ekonomi kerakyatan, pelestarian budaya, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan kemandirian dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu prioritas utama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Namun, strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif harus disesuaikan dengan konteks lokal dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat setempat. Penelitian konseptual ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada potensi lokal di DIY. Melalui tinjauan literatur dan analisis terhadap potensi sumber daya alam, budaya, dan kearifan lokal di DIY, paper ini mengajukan kerangka konseptual pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan pembangunan ekonomi kerakyatan, pelestarian budaya, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Konsep ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat, penguatan kapasitas lokal, dan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam proses pemberdayaan. Dengan mengoptimalkan potensi lokal, diharapkan pemberdayaan masyarakat di DIY dapat memperkuat kemandirian ekonomi, melestarikan identitas budaya, dan menjaga kelestarian lingkungan secara seimbang dan berkelanjutan.

References

J. Ife and F. Tesoriero, “Community development: Alternative community development in the era of globalization,” Yogyakarta Publ. Student Libr., 2008.

A. D. Amalia and M. Syawie, “Pembangunan Kemandirian Desa melalui konsep pemberdayaan: Suatu Kajian dalam perspektif sosiologi,” Sosio Inf. Kaji. Permasalahan Sos. Dan Usaha Kesejaht. Sos., vol. 1, no. 2, 2015.

United Nations Development Programme, Human development report 2020. 2020. [Online]. Available: https://hdr.undp.org/sites/default/files/hdr2020.pdf

M. Harsana and M. Triwidayati, “Potensi makanan tradisional sebagai daya tarik wisata kuliner di DI Yogyakarta,” Pros. Pendidik. Tek. Boga Busana, vol. 15, no. 1, 2020.

BPS, “Profil Kemiskinan di Indonesia Maret 2022,” Badan Pus. Stat., no. 51, pp. 1–16, 2022.

D. Wahyuni, “Strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul,” J. Masal. Sos., vol. 9, no. 1, pp. 83–100, 2018.

T. Mardikanto and P. Soebiato, “People’s Empowerment.” Revise edition. ALFABETA. Bandung, 2015.

A. Kurniawan and M. I. Sadali, Keistimewaan Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta. UGM PRESS, 2018.

P. K. Widyaputra and A. Setyaningrum, “POLA PEMANFAATAN LAHAN PESISIR UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PESISIR DI BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA,” Public Sphare J. Sos. Polit. Pemerintah. dan Huk., vol. 3, no. 1, pp. 1–9, 2024.

Y. Yuliana, “PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENDUKUNG EKONOMI KELUARGA,” Amaliah J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 2, no. 2, pp. 237–241, 2018.

R. Istiana, Y. Eva, R. Y. Dina, A. Rahmawati, and J. M. Amir, “Studi Kelayakan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus di Dusun Bulak Salak, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY,” 2018.

S. Sriyadi, “Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY),” Agrar. J. Agribus. Rural Dev. Res., vol. 2, no. 2, pp. 152–160, 2016.

R. T. Wahyuhana, E. Tisnawati, and J. Trimarstuti, “Pengembangan kapasitas masyarakat melalui manajemen Kampung Wisata Brontokusuman, Yogyakarta berbasis kearifan lokal,” Community Empower., vol. 6, no. 12, pp. 2257–2264, 2021.

M. A. Prayudi, “Prospek Pengembangan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal Di Kabupaten Kulonprogo,” Khasanah Ilmu-Jurnal Pariwisata Dan Budaya, vol. 11, no. 1, pp. 27–32, 2020.

S. Sukmadi, F. Kasim, V. Simatupang, A. D. L. Goeltom, and I. Saftara, “Strategi Pengembangan Wisata Berbasis Kearifan Lokal pada Desa Wisata Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta,” Masy. Pariwisata J. Community Serv. Tour., vol. 1, no. 1, pp. 1–12, 2020.

P. Arifin and N. N. Ardhiansyah, “Penerapan Komunikasi Pembangunan Berkelanjutan Dalam Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Yogyakarta,” J. Nomosleca, vol. 6, no. 1, 2020.

S. Purnomo, D. Ratnawati, N. Arifin, and S. Setuju, “Pengembangan daya tarik obyek wisata Gunungjambu berbasis karifan lokal Gunungkidul,” in Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2022, pp. 408–414.

E. Y. Setyawati, “Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat Pesisir Berdasarkan Kearifan Lokal,” 2014.

A. Anggito and J. Setiawan, METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF. Sukabumi: SUkabumi : CV Jejak, 2018.

M. Arrazy and R. Primadini, “Potensi subsektor perikanan pada provinsi-provinsi di Indonesia,” J. Bina Bangsa Ekon., vol. 14, no. 1, pp. 1–13, 2021.

Purwanto, N. Haryanti, and S. A. S. Raharjo, “Pariwisata dan Pertambangan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bribin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta,” 2020.

J. S. Siregar, “Pendidikan Berbasis Budaya Jawa Dalam Masyarakat Yogyakarta,” IKRA-ITH Hum. J. Sos. dan Hum., vol. 4, no. 3, pp. 1–10, 2020.

Y. S. Hadi, Revitalisasi Tari Tradisional. Dwi-Quantum, 2018.

V. R. Vitasurya, A. Pudianti, and L. A. Rudwiarti, “TINJAUAN MASTERPLAN SESAR OPAK BUKIT MENGGER BERBASIS PELESTARIAN OBJEK WARISAN GEOLOGI,” Share J. Serv. Learn., vol. 9, no. 1, pp. 65–74, 2023.

W. Wagiran, “Pengembangan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Hamemayu Hayuning Bawana (Identifikasi Nilai-Nilai Karakter Berbasis Budaya),” J. Pendidik. Karakter, vol. 3, no. 3, 2012.

F. F. W. Senduk, “Peran Ekonomi Kerakyatan,” Eksistensi Ekon. Kerakyatan di Indones., vol. 1, p. 97, 2022.

Dinas Koprasi dan UMKM DIY, “Markethub UMKM DIY,” sibakuljogja.jogjaprov.go.id. Accessed: Jun. 24, 2024. [Online]. Available: https://sibakuljogja.jogjaprov.go.id/

A. Riswanto et al., EKONOMI KREATIF: Inovasi, Peluang, dan Tantangan Ekonomi Kreatif di Indonesia. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.

I. Rahman and L. M. Hakim, “Development of Creative Economy Based on Local Wisdom in the Era of Digital Transformation Through Inclusive Education and Village Community Empowerment in Bantul Regency, Yogyakarta,” BASKARA J. Bus. Entrep., vol. 6, no. 2, pp. 184–195, 2024.

A. R. Sudrajat, F. Febianti, and D. W. N. Ningrum, “Tourism Village Promotion Strategy in Developing Tourism Villages Based on Local Wisdom in Sumedang District”.

A. Pratama et al., “From Tradition to Action: The Potential of Community Empowerment Through Local Wisdom for Sustainable Environmental Protection Practices,” Eurasia Proc. Educ. Soc. Sci., vol. 35, pp. 271–282, 2024.

D. Dushkova and O. Ivlieva, “Empowering communities to act for a change: A review of the community empowerment programs towards sustainability and resilience,” Sustainability, vol. 16, no. 19, p. 8700, 2024.

R. Jha and A. Sharma, “Adoption of Agricultural Resources for Sustainable Environment,” in Building Inclusive Global Knowledge Societies for Sustainable Development, IGI Global Scientific Publishing, 2025, pp. 29–42.

A. Ghufron and I. F. Agustina, “Community Engagement in Development Planning in Jabon District,” Indones. J. Cult. Community Dev., vol. 15, no. 3, pp. 10–21070, 2024.

W. A. Owoola, B. A. Olaniyo, O. D. Obeka, A. O. Ifeanyi, O. B. Ige, and S. F. Bello, “Cross-Sector collaboration in energy infrastructure development: New models for public-private partnerships in emerging markets,” 2024.

Downloads

Published

2025-02-05

How to Cite

Triono, T. A. (2025). Konsep Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal: Hamemayu Hayuning Bawana Di Daerah Istimewa Yogyakarta . Journal of Society Bridge, 3(1), 27–38. https://doi.org/10.59012/jsb.v3i1.64